Jumat, 13 September 2013

Real Madrid: Pernyataan Florentino terhadap Ozil adalah PALSU!

Setelah Florentino dituduh oleh ayah Mesut Özil yang mencoba untuk "menghancurkan citra Mesut", Real Madrid dengan cepat mengeluarkan pernyataan yang menolak klaim tersebut, dan menyatakan bahwa komentar "tidak mencerminkan kebenaran terhadapa berita tersebut".

Dalam pernyataan itu, 'Los Blancos' menyangkal bahwa tidak ada hubungannya antara presiden Florentino Pérez atau karyawan klub terhadap cerita yang diterbitkan di surat kabar tentang mantan pemain Madrid, Mesut Özil tersebut.

Laporan yang diterbitkan oleh harian 'ABC' tersebut, mempunyai sumber yang tidak jelas. Real Madrid mengklarifikasi jika sumber tulisan tersebut adalah "berbagai sumber, tetapi bukan dari Presiden Real Madrid". "Tak seorang pun dari klub membuat wawancara atau pernyataan tentang hal tersebut".


Sebelumnya pada tabloid Jerman 'Bild', di mana ayah Mesut membela sang anak tentang "rumour" pernyataan Florentino Pérez yang mengatakan jika alasan Real Madrid menjual Mesut adalah karena kehidupan Mesut yang sekarang sering pergi bersama perempuan dan sering pulang larut malam. Mustafa Ozil ingin Florentino bertanggung jawab terhadap pernyataannya yang membuat anaknya menjadi "kambing hitam" dengan menyebarkan kebohongan di media Spanyol.

"Real Madrid menyesalkan kisah ini, yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan Real Madrid dan telah memicu reaksi dari ayah pemain yang pada dasarnya tidak mencerminkan kebenaran dari masalah ini dan benar-benar rusak", pernyataan 'Real Madrid' terus berlanjut. 


"sekali lagi mengucapkan terima kasih dan kasih sayang untuk Mesut Özil, dan kami berharap yang terbaik  seta keberuntungan bagi Ozil di masa depan"

Diego Lopez akhirnya kembali ke Villareal

El Madrigal, markas Villareal adalah seuatu tempat yang memiliki kenangan indah bagi Diego Lopez. Bagaimana tidak. Selama lima tahun San Diego telah menimba banyak ilmu di sana.
 

Sejak kalah saing dengan Iker Casillas di Real Madrid pada musim 2005-2007, yang sebelumnya promosi dari Castilla, Diegp Lopez kemudia hijrah ke Villareal pada awal musim 2007-2008 dengan nilai transfer sekitar 6 juta euro. Di El Madrigal lah Lopez banyak menimba ilmu sekaligus mewujudkan impiannya untuk menjadi kiper utama di Liga Primera. Diego Lopez patut berterima kasih kepada Villareal, klub yang telah banyak mendidiknya.


Pada 13 Mei 2012 adalah akhir terburuknya bagi Lopez di Villareal. Kekalahan dari Atletico membuat klubnya, Villareal terdegredasi musim lalu ke Liga Adelante. Untuk menambah finansial klub, Akhirnya Villareal menjual salah satu aset yang berharga bagi klub, yaitu Diego Lopez di jual ke Sevilla pada awal musim 2012-13. 
Di Sevilla (tampil 8 kali), Diego Lopez tidak bertahan lama. Pada bursa transfer Januari musim 2012-13 Diego Lopez kembali ke Real Madrid setelah Casillas diterpa cedera. Namun diluar dugaan. Diego Lopez mampu  bermain bagus bersama Real Madrid. Penyelamatan gemilang sering ia lakukan di saat Madrid menjalani partai besar sekalipun. Dengan kembali pulihnya Casillas, tidak serta merta menghentikan Lopez sebagai kiper nomor 1 Real Madrid. Dengan adanya dua kiper hebat di Real Madrid, terkadang sang pelatih pun pusing untuk menentukan mana kiper yang akan menjadi starter. 
Namun dengan spekulasi Don Carlo, pelatih Real Madrid, beberapa waktu lalu seperti yang dilansir Marca, supaya adil Ancelotti membagi peran masing masing kiper di klub. Casillas dikabarkan hanya akan dipasang ketika Real Madrid menghadapi laga Liga Champion dan Copa del Rey. Sedangkan Lopez akan menjadi kiper pertama hanya di La Liga.

Well, dengan demikian maka otomatis Diego Lopez akan menjadi starting saat menghadapi mantan klub tercintanya, yang telah membesarkan namanya, Villareal. El Madrigal akan merindukan sosok Diego Lopez. Dan bisa dipastikan, Lopez juga masih mencintai Villreal. Hal ini terlihat ketika Diego Lopez datang ke El Madrigal untuk berikan support kepada Villareal ketika Villareal melakukan play-off untuk promosi ke Liga Primera beberapa bulan yang lalu.
Diego Lopez datang mensupport mantan klubnya, Villareal pada play-off beberapa bulan lalu
Apakah yang akan di lakukan fans Yellow Submarine (julukan Villareal), ketika menyaksikan kembali Diego Lopez di El Madrigal yang kini membela musuh Villareal? Kita saksikan pada Minggu 15 September 2013 dini hari pukul 03:00 WIB.

Menunggu debut Garet Frank Bale

Real Madrid mendatangkan Gareth Bale pada 1 September 2013, 24 jam sebelum jendela transfer menutup. Sebelumnya Real Madrid beberapa kali medatangkan pemain persis sama dengan Bale, yaitu pada penghujung bursa transfer. Seberapa lama kah para pemain tersebut melakukan debutnya bersama Real Madrid? Berikut liputannya.
Ronaldo Nazario de Lima adalah yang paling lama melakukan debut bersama Real Madrid sejak ia bergabung dengan Real Madrid dari Inter Milan pada akhir bursa transfer 31 Agustus 2002. Ronaldo harus menunggu  hampir sebulan lebih sampai 6 Oktober baru kemudian ia melakukan debutnya, ketika menggantikan Portillo di menit ke-64 ketika Real Madrid bersua Alaves dan ia berhasil mencetak dua gol.

Sergio Ramosyang didatangkan dari Sevilla pada detik-detik akhir bursa transfer musim 2005/2006 seharga 27 juta euro pada 31 Agustus 2005, melakukan debutnya pada seminggu setelah ia bergabung dengan Real Madrid. Pada debutnya tersebut Real Madrid takluk 2-3 atas celta.

Selanjutnya, Luka Modric, yang sempat mengalami negosiasi alot dengan Tottenham, kemudian akhirnya pada akhir bursa transfer, tanggal 27 Agustus musim lalu, ia bergabung dengan Real Madrid, melakukan debutnya pada dua hari setelah ia bergabung dengan Real Madrid, yaitu 29 Agustus, Saat Real Madrid menaklukkan Barca 2-1 di Bernabeu pada 2nd leg Supercopa.