Sabtu, 30 November 2013

Real Madrid Semakin Padu dan Produktif

Setelah kekelahan di Camp Nou, Real Madrid memiliki lima kemenangan dan satu kali imbang.

Dengan melihat statistik yang didapat Real Madrid, kini bisa dismpulkan adanya peningkatan pada kualitas skuad Real Madrid yang di formulasikan oleh pelati baru Carlo Ancelotti. Yups, setelah kekalahan oleh Barcelona pada 26 Oktober lalu, Real Madrid semakin berbenah dari hari ke hari.

Sejak kekalahan di Nou Camp, total Real Madrid telah memainkan enam pertandingan (4 La Liga dan 2 UEFA Champions League), hasilnya Real Madrid memiliki lima kemenangan dan sekali imbang, dengan raihan total 26 gol (rata-rata 4,34 gol pergame).

Kinerja apik Real Madrid tersebut (setelah pertandingan di Nou Camp) terlihat saat Real Madrid bentrok dengan Sevilla (RM 7-3 Sevilla), R. Vallecano (R. Vallecano 2-3 RM), Juventus (Juventus 2-2 RM), Sociedad (RM 5-1 Sociedad), Almeria (Almeria 0-5 RM) dan Galatasaray (RM 4-1 Gala). Bahkan, pada pertandingan terakhir ketika Real Madrid menjamu Galatasaray pada matchday 5 Liga Champion, Real Madrid mampu melumat Galatasaray walau hanya bermain dengan 10 pemain sejak menit 26 (kedudukan masih 0-0).


Adalah trio 'BBC' (Bale-Benzema-Cristiano) salah satu yang membuat Real Madrid semakin produktif. Dari 6 pertandingan terakhir tersebut, trio 'BBC' mengkoleksi 20 gol dari total 26 gol Real Madrid.

Ancelotti adalah orang yang sangat berperan dibelakang dengan semakin baiknya performa Real Madrid. Dengan perlahan tapi pasti, Don Carlo bisa mendeteksi apa yang harus dibenahi pada tubuh Real Madrid. Hasilnya adalah apa yang telah kita saksikan pada Real Madrid saat ini.

Permasalahan baru kini muncul di benak Ancelotti dengan cedera panjangnya Sami Khedira. Padahal Khedira adalah salah satu orang penting bagi Ancelotti pada formasi 4-3-3 di Real Madrid. Kini Ancelotti harus bereksperimen lagi terhadap Real Madrid karena cederanya Khedira, formasi 4-3-3 yang sudah ia dapatkan dan kelihatannya cocok sama Real Madrid, terpaksa kadang harus ia tanggalkan dan menggunkan formasi 4-2-3-1 seperti pada dua pertandingan terkahir versus Sociedad dan Galatsaray. Namun sepertinya Ancelotti akan berusaha kembali untuk menerapkan formasi 4-3-3 pada Real Madrid - yang menurutnya sangat cocok untuk Real Madrid.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar